Epic Big Win
Berita Bola, Balapan, Basket, Gadget dan Travel

- Advertisement -

- Advertisement -

Merasakan Diorama Bali Pra Sejarah di Monumen Bajra Sandhi

8

Jika dalam waktu dekat berkunjung ke Pulau Dewata, janganlah hanya mengunjungi daerah pantai-pantai saja. Sesekali, selami budaya dan sejarahnya.

Di Bali terdapat cukup banyak tempat bersejarah yang bisa kita kunjungi. Salah satu yang harus kita kunjungi adalah Monumen Bajra Sandhi.

Di dalam tempat itu terdapat banyak informasi terkait dengan sejarah Bali yang cukup lengkap. Mulai dari zaman pra-sejarah hingga masa kini.

Nama “Bajra Sandhi” diambil karena bentuk monumen ini menyerupai bajra atau genta, yang digunakan pendeta Hindu saat mengucapkan mantra saat upacara keagamaan. Monumen ini dibangun di atas tanah seluas 13,8 hektare, dengan luas gedung sekitar 4.900 meter persegi. Bajra Sandhi dirancang oleh Ir Ida Gede Yadnya pada 1981, dan mulai dibangun pada 1987.

Bangunan ini baru diresmikan 16 tahun kemudian, tepatnya pada 14 Juni 2003.

Saat pertama kali masuk kawasan monumen, pengunjung akan langsung dimanjakan arsitektur khas Bali yang makna filosofi ajaran Hindu hingga simbol kemerdekaan.

Jika diperhatikan, jumlah anak tangga menuju ke pintu utama Monumen Bajra Sandhi berjumlah 17, yang melambangkan tanggal kemerdekaan.

Lalu, terdapat 8 buah tiang agung di dalam monumen yang mempunyai tinggi 45 meter, melambangkan bulan dan tahun kemerdekaan.

Tiba di dalam monumen, pengunjung akan langsung disuguhkan deretan diorama yang tersusun rapi. Totalnya ada 33 diorama yang menggambarkan Bali sejak zaman masa prasejarah, masa kerajaan, masa peperangan, hingga pasca kemerdekaan.

Penjelasan diorama pun sangat jelas, bahkan dibuat dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Indonesia, Inggris, dan bahasa Bali.

Setelah melihat sejarah singkat tentang Bali, kita bisa melanjutkan perjalanan ke lantai paling atas. Uniknya, kita akan melewati tangga melingkar atau berbentuk spiral, yang terdapat di tengah kolam. Di bagian paling puncak dibuat seperti menara pandang, dengan pemandangan kota Denpasar.

Di halaman Bajra Sandhi juga terdapat taman-taman kecil yang bisa dipakai untuk berfoto. Tak jarang banyak orang melakukan foto pra-wedding di area Bajra Sandhi ini, loh!

Untuk masuk ke dalam monumen Bajra Sandhi kita harus membayar tiket Rp 25.000.
Monumen Bajra Sandhi terletak di Lapangan Puputan Renon, tepatnya di Jalan Puputan Renon, Denpasar.

Jika kita datang dari daerah Sanur hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit saja. Sedangkan kalau dari bandara Ngurah Rai, menempuh waktu sekitar 30 menit.