Epic Big Win
Berita Bola, Balapan, Basket, Gadget dan Travel

Jambatan Barelang, “Golden Gate” Indonesia Peninggalan BJ Habibie

10

Presiden ke-3 RI, BJ Habibie, meninggal dunia pada Rabu (11/9/2019) pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Salah satu hal yang dikenang dari BJ Habibie adalah Jembatan Barelang. Oleh karena itu, Jembatan Barelang kerap dijuluki sebagai Jembatan Habibie. Kini, jembatan tersebut menjadi Ikon kota Batam, Kepulauan Riau. Jembatan ini disebut-sebut sebagai “ Golden Gate”-nya Indonesia.

Jembatan Barelang menghubungkan Pulau Batam, Pulau Rempang, dan Pulau Galang. Nama Barelang sendiri adalah singkatan dari Pulau Batam, Rempang, dan Galang. Melalui jembatan ini, kamu bisa berkeliling ke beberapa pulau di kawasan ini. Jembatan Balerang terlihat megah dengan latar belakang pemandangan laut berwarna biru terang dan beberapa pulau kecil di sekelilingnya.

Jembatan yang selesai dibangun pada tahun 1997 ini bisa ditempuh dengan mobil dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam dalam waktu sekitar satu jam. Bisa juga dengan mengunakan transportasi atau menunggu angkutan umum Damri yang melintasi Barelang. Karena keindahannya, Jembatan Barelang menjadi daya tarik tersendiri sebagai obyek menawan bagi pecinta fotografi yang ingin memotret panorama alam. Waktu yang tepat saat berburu foto yang indah adalah saat matahari terbit melalui sudut pandang dari sisi kanan jembatan. Namun, fotografer perlu melipir dulu ke tepian laut sejauh 1 kilometer hingga bisa melihat Jembatan Barelang secara menyeluruh ditambah dengan paparan sinar mata hari yang sedikit demi sesikit muncul. Jika ingin berburu foto sunrise bisa datang pukul 05.50. Jika kamu menginap di pusat kota Batam, sebaiknya berangkat lebih awal yaitu sekitar pukul 04.30 WIB. Jarak dari Kota Batam menuju Jembatan Barelang sejauh 15 kilometer dan 30 menit perjalanan.

Selain Barelang nama BJ Habibie juga ada di salah satu Jembatan di Timoer Leste. Jembatan BJ Habibie berlokasi di Desa Bidau Sant’ana.

Dinamai BJ Habibie karena masyarakat Timoe Leste menghormati sosok Presiden ke-3 Indonesia itu. Jembatan ini baru saja diresmikan pada 28 Agustus 2019 lalu bertepatan dengan peringatan 20 Tahun Referendum Timor Leste.