Epic Big Win
Berita Bola, Balapan, Basket, Gadget dan Travel

Bisa Bawa Durian ke Pesawat, Asal Ikuti Tips Ini…

12

JAKARTA, epicnigwin.com – Durian merupakan buah eksotis yang tumbuh bertumbuh di kawasan Asia. Pengemar durian sering menjadikan durian sebagai buah tangan untuk teman atau keluarga yang merupakan penyuka durian lainnya. Hal itu terkadang mengharuskan durian yang memiliki bau yang sangat khas dan menyengat untuk masuk kabin pesawat bila dibawa lintas pulau bahkan negara. Pihak maskapai memperbolehkan calon penumpangnya untuk masuk dan membawa durian. Namun, kamu harus pastikan untuk membungkusnya dengan rapat agar tidak mengeluarkan bau yang menyengat. Membawa durian masuk ke pesawat diperbolehkan dengan berbagai prosedur khusus mulai pengangkutannya, standar kemasan, dan prosedur penanganan mulai di warehouse, penarikan ke pesawat, sampai dengan dimuat ke dalam compartment pesawat. Hal itu menjadi kebijakan karena tidak semua orang suka bahkan tahan dengan bau durian. Kamu wajib mengemas buah durian dengan rapi sampai tidak menimbulkan bau jika ingin tetap membawa durian sebagai oleh-oleh. Pengemasan durian tersebut agar nantinya bau buah tidak merembes ke pesawat. Jika sudah tercium maka akan ditindak lanjuti. Zainal Abidin pencetus ide pengemasan durian dari Kota Medan, Sumatera Utara, dari pemikiran yang teramat sederhana. Zainal Abidin atau yang dikenal pemilik dari usaha Durian Ucok di Kota Medan. Ucok sapaan akrabnya membagikan cara mengemas durian dengan rapi agar tidak terdeteksi di pesawat. Pertama, kulit durian dibelah. Isi buah lalu dimasukkan ke kotak plastik. Kotak yang sudah ditutup rapat kemudian dilakban rapat.

Jangan lupa untuk bersihkan bagian luar wadah plastik tersebut dari durian yang menempel. Setelah itu kemasan duriannya diletakkan di ruang ber-AC selama 24 jam. Ucok mengingatkan juga, kemasan durian tetap harus masuk bagasi meskipun sudah tidak menguarkan bau. Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan bau dan tidak menggangu kenyamanan penumpang lain. “Tetap tidak boleh masuk kabin,” ujar dia.

Editor : Harbert