Epic Big Win
Berita Bola, Balapan, Basket, Gadget dan Travel

- Advertisement -

- Advertisement -

Bisakah Daud dan Ongen Buat Sejarah Baru?Saat tampil diBatu

7

ICNGroup – Daud Yordan dan Ongen Saknosiwi sudah tiba di Kota Batu, Malang, untuk duel gelar juara dunianya masing-masing. Mereka berharap bisa membuat sejarah baru.

Daud Yordan akan menghadapi Michael Mokoena dalam perebutan gelar juara dunia kelas ringan super versi International Boxing Association (IBA) dan juga gelar juara WBO Oriental. Jika menang, Daud akan menjadi petinju Indonesia pertama yang pernah merebut gelar juara di tiga kelas berbeda, yaitu bulu, ringan, dan ringan super.

Sementara itu, Ongen akan menghadapi Marco Demecillo untuk memperebutkan gelar juara dunia kelas bulu versi IBA yang lowong. Jika menang, Ongen akan menjadi petinju Indonesia pertama yang berhasil menjadi juara dunia di bawah 10 pertarungan.

Kedua duel petinju kebanggaan Indonesia itu akan digelar di Jatim Park 3 pada Minggu (17/11) siang bertajuk Mahkota Boxing Series garapan Mahkota Promotion.

Jelang duel yang akan dihelat akhir pekan ini, kedua petinju itu sudah tiba di kota Batu demi persiapan matang. Mereka pun sudah disambut tuan rumah dalam hal ini Wali Kota Batu, Dewanti Roempoko, di Balai Kota Among Tani, Senin (11/1) kemarin.

“Malang Raya sudah banyak menghasilkan banyak petinju top. Jadi saya merasa bangga, terhormat, dan bahagia saat Mahhkota Promotion mau membawa gelaran tinju internasional ke Batu. Saya juga berterima kasih pada Jatim Park 3 yang memberikan dukungan dengan menjadi tuan rumah. Semoga semua berjalan lancar,” ujar Dewanti .

Bagi Mahkota Promotion, pemilihan Kota Batu bukan tanpa alasan. Sambutan dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Batu saat gelaran Tour d’Indonesia 2019 membuat pihak promotor tidak ragu lagi untuk kembali ke kota wisata ini.

“Saat kami datang ke Kota Batu untuk Tour d’Indonesia, di saat yang sama kami sedang mencari tempat untuk menggelar pertarungan Daud Yordan. Dan, melihat sambutan, keramahan, dan dukungan dari Pemerintah Kota Batu, kami langsung berpikir kenapa tidak membawa pertarungan ini ke sini. Kebetulan juga, ibu wali kota menyambut dengan tangan terbuka,” kata Presiden Direktur Mahkota Promotion Gustiantira Alandy.

Selain dua partai utama, akan berlangsung empat partai tambahan. Salah satunya adalah partai tinju wanita antara petinju Indonesia Fety Rizqi versus Efasha Kamarudin dari Singapura.

Tiga partai tambahan lainnya adalah Jack Amisa vs Hisar Mawan di kelas terbang junior, Ilham Leoisa vs Amthony Pooche di kelas welter junior, dan Abdul Rachman vs Abdul Rauf Cobra di kelas bantam.