Epic Big Win
Berita Bola, Balapan, Basket, Gadget dan Travel

Ini Penjelasan Mengapa Man City Tidak Dapat Hadiah Penalti

24

KRATOSPLAY – Kontroversi tudingan handball Trent Alexander-Arnold dianggap menodai duel sengit Liverpool vs Manchester City, Minggu (10/11/2019) kemarin. Namun, pihak KRATOSPLAY Premier League segera menjelaskan mengapa Trent tidak dianggap handball.

Kala itu, di awal pertandingan, Man City mendobrak pertahanan Liverpool lewat Bernardo Silva. Gelandang Portugal ini bermaksud melepaskan umpan untuk Raheem Sterling, tapi Trent menghentikan laju bola itu dengan tangannya.

Wasit Michael Oliver bergeming, ada aturan baru tentang handball musim ini. Lalu, 22 detik setelah insiden itu, Fabinho mengoyak gawang Claudio Bravo lewat sepakan keras dari luar kotak penalti.

Sergio Aguero jelas berang, dia paling keras memprotes keputusan wasit yang mengabaikan handball Trent. Namun, ternyata ada alasan kuat di balik keputusan tersebut.

Posisi Tangan Trent

Menurut Manchester Evening News, wasit Michael Oliver sebenarnya sudah menjalani prosedur yang tepat. Dia melihat langsung insiden handball tersebut, tapi langsung menilai tidak ada pelanggaran.

Lalu, ketika pemain-pemain Man City memprotes gol Fabinho, Oliver menunjuk telinganya, gestur bahwa dia sudah berkonsultasi dengan VAR perihal handball Trent. Keputusannya tak berubah, Trent tidak handball dan gol Fabinho sah.

Premier League menjelaskan bahwa penalti itu tidak diberikan karena lengan Trent tidak berada di posisi aneh. PGMOL [asosiasi wasit Premier League] menambahkan bahwa saat itu Trent tidak punya cukup waktu untuk segera bereaksi memindahkan posisi tangannya.

Pada aturan resmi tentang handball, dijelaskan bahwa apabila lengan atau tangan pemain berada di posisi yang tidak seharusnya, yakni posisi yang membuat tubuhnya jadi lebih besar (misalnya merentangkan tangan kanan-kiri), barulah handball bakal disahkan jika bola menyentuh tangan.

Peraturan Handball

Aturan tersebut menjelaskan bahwa sangat jarang posisi lengan dan tangan para pemain berada di posisi alamiah. Sebab pemain selalu bergerak selama pertandingan, termasuk tangan mereka untuk menjaga keseimbangan.

Jika lengan atau tangan pemain berada di posisi jauh dari tubuh, saat itulah tubuh mereka dianggap tidak natural dan handball bisa diberikan.

Satu-satunya pengecualian pada aturan ini adalah ketika pemain memosisikan tangan mereka di bawah ketika membuat tekel atau mencegah dampak tubrukan saat terjatuh.

Jika bola menyentuh tangan pemain pada posisi tersebut, hand ball tidak akan diberikan.

Pengakuan Trent

Uniknya, Trent tidak membantah handball tersebut. Dia mengakui bola menyentuh tangannya, tapi menilai bola terlebih dahulu menyentuh tangan Bernardo Silva dalam proses tersebut.

“Tentu saja, Anda tahu ada VAR dan saya rasa bola memang menyentuh lengan saya, tapi saya kira terlebih dahulu membentur Bernardo Silva,” tutur Trent.

“Namun, ini adalah salah satu kejadian di mana Anda harus terus bermain dan menyerang lawan untuk menghukum mereka,” tandasnya.