Epic Big Win
Berita Bola, Balapan, Basket, Gadget dan Travel

- Advertisement -

- Advertisement -

7 Fakta Menarik Setelah Liverpool Bertekuk Lutut dari Napoli

9

Naples – Liverpool kalah 0-2 dari Napoli pada laga pertama Grup E Liga Champions di Stadio San Paolo, Selasa (17/9/2019) malam waktu setempat. The Reds pun mengulangi hasil minor kontra Napoli pada musim lalu.

Bermain di kandang lawan, Liverpool mendapat perlawanan sengit. Berdasarkan statistik di situs resmi UEFA, skuat Si Merah hanya mencatatkan 51 persen penguasaan bola, berbanding 49 persen milik Napoli.

Selain itu, Liverpool memperoleh empat peluang bagus dari 12 tembakan. Di sisi lain, Napoli melepaskan 10 sepakan yang lima di antaranya mengarah ke gawang.

Pada akhirnya, sang juara bertahan takluk 0-2 dari Napoli. Sepasang gol I Partenopei disarangkan Dries Mertens pada menit ke-82 dan Fernando Llorente menit ke-90+2.

Kekalahan ini membuat Liverpool mengulangi hasil minor kontra Napoli di Liga Champions musim lalu. Melakoni laga kedua Grup C di Stadio San Paolo, 3 Oktober 2018, The Reds menyerah 0-1 dari I Partenopei.

“Kami melakukannya dengan baik pada banyak momen. Kami memainkan banyak pertandingan yang bagus, tetapi kami tidak menyelesaikan peluang yang didapat,” ujar Klopp.

Anda melihat ada banyak rasa hormat dari kedua belah pihak. Kedua tim bertahan dengan baik, tetapi situasi yang kami miliki harus Anda selesaikan,” papar manajer asal Jerman tersebut.

Hasil minor ini membuat Liverpool kini berada di dasar Grup E dengan nilai nol. Mereka terpaut tiga poin dari Napoli yang menempati posisi kedua.

Berikut ini adalah data dan fakta setelah Liverpool bertekuk lutut dari Napoli:

1. Kini Napoli telah memenangkan lima dari enam pertandingan kandang di Liga Champions melawan klub Inggris. Satu-satunya kekalahan yang didapat adalah ketika menyerah 2-4 dari Manchester City pada November 2017.

2. Liverpool telah menelan dua kekalahan dari 12 laga pembuka di Liga Champions (6 menang; 4 imbang). Kekalahan terakhir The Reds terjadi pada September 2002 (menyerah 0-2 dari Valencia).

3. Liverpool menelan enam kekalahan dan hanya meraih dua kemenangan, dari delapan pertandingan tandang terakhir di Liga Champions.

4. Sejak awal musim lalu, hanya Nicolas Tagliafico (enam) yang menerima lebih banyak kartu kuning di Liga Champions dibandingkan pemain Liverpool, Andy Robertson (empat).

5. Striker Napoli, Dries Mertens, telah mencetak lebih banyak gol di Liga Champions dibandingkan pemain Belgia lainnya pada ajang ini (11 gol).

6. Sejak menang 2-0 atas Udinese sebagai pelatih Borussia Dortmund, manajer Liverpool, Jurgen Klopp, selalu kalah dalam lima lawatan terakhirnya ke Italia di semua kompetisi.

7. Striker Napoli, Fernando Llorente, kini telah mencetak gol di Liga Champions bersama empat klub yang berbeda (Juventus, Sevilla, Tottenham Hotspur, dan Napoli). Dia menyamai catatan kompatriotnya, Fernando Morientes.