Epic Big Win
Berita Bola, Balapan, Basket, Gadget dan Travel

Lorenzo,Dovizioso,Vinales Dan Rossi Jatuh – Marquez Juara GP Catalunya

8

Barcelona – Sebuah insiden di tikungan 10 lap kedua MotoGP Catalunya 2019 membuat situasi balapan langsung berubah drastis. Pertarungan antara Marquez, Dovizioso, dan Vinales di tiga posisi terdepan langsung berantakan karena ulah Lorenzo yang berada di posisi keempat.
Lorenzo tergelincir ketika menikung ke kiri dan menyenggol motor milik Dovizioso. Pembalap Ducati itu terjatuh dan motornya menyenggol motor Vinales yang akhirnya juga terjatuh.

Tak hanya sampai di situ, efek dari jatuhnya motor tersebut berimbas buruk juga bagi Valentino Rossi yang berada di peringkat kelima. Rossi yang berusaha menghindar akhirnya terjatuh karena benturan dari motor Lorenzo yang mengarah ke motornya.

Keempat pembalap itu pun harus tersingkir dari balapan saat baru berjalan dua lap. Hal itu membuat Marquez pun melenggang sendirian di posisi terdepan hingga menyelesaikan 24 lap di Sirkuit Catalunya.

Marquez yang akhirnya menjadi yang tercepat dalam seri MotoGP Catalunya itu memberikan pembelaan kepada Lorenzo yang dianggap sebagai penyebab utama insiden di lap kedua yang membuat jalannya balapan tidak menarik lagi karena jatuhnya Dovizioso, Vinales, dan Rossi.

“Tentu saja jika Anda melihat insiden itu, orang-orang akan mengatakan ‘apa yang dilakukan Lorenzo?’, tapi bagi saya tidak seperti itu. Lorenzo berada di jalurnya. Sayangnya, ia kehilangan keseimbangan di ban depan dan Dovi dan Vinales keluar dari jalur mereka, jadi motor itu menabrak mereka,” ujar Marquez seperti dilansir Crash.

Menjadi pemenang MotoGP Catalunya tanpa tekanan berarti dari rival-rivalnya, Marc Marquez pun sukses mengukuhkan dirinya di puncak klasemen MotoGP 2019 dengan 140 poin dari tujuh balapan yang sudha dilewatinya. Marquez unggul 37 poin dari Dovizioso yang tak berhasil menyelesaikan balapan kali ini.

Kritikan pedas dilontarkan pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, kepada Jorge Lorenzo yang jadi biang dirinya serta Valentino Rossi dan Maverick Vinales gagal finis pada MotoGP Catalunya, Minggu (16/6/2019). Menurut dia, kesalahan fatal seperti itu tak semestinya dilakukan pembalap juara dunia seperti Lorenzo.

Insiden fatal tersebut terjadi pada lap kedua, tepatnya Tikungan 10. Lorenzo kehilangan keseimbangan ketika hendak menyalip Vinales di tikungan. Dia terjatuh kemudian motornya menghantam tunggangan Vinales dan Dovizioso, serta menyenggol Rossi.

Keempat pembalap keluar dari balapan, sekaligus memuluskan laju rekan setim Lorenzo di Repsol Honda, Marc Marquez, menjuarai balapan MotoGP Catalunya.

“Kesalahan yang dilakukan Jorge tidak gila. Tapi, ini datang darinya, di tikungan ini, pada lap kedua. Dia tak punya pikiran jernih di kepalanya. Dalam situasi ini, saya rasa dia harus dihukum,” ujar Dovizioso, seperti dilansir Speedweek.

“Tindakannya cerdas dan bagus ketika datang ke pit untuk minta maaf. Tapi, itu tak mengubah apa pun. Saya sangat kecewa karena insiden seperti itu tak kami butuhkan dalam pacuan juara dunia. Kami tahu berapa kuatnya Marquez dan kami punya kans bertarung hari ini. Meskipun kami tahu kecepatan Marquez sangat bagus,” imbuh Dovizioso.

Dovizioso mengaku tak bisa memahami tindakan Lorenzo karena memaksa menyalip di tikungan yang sulit. Padahal Lorenzo sebenarnya punya peluang bagus jika menyalip di lintasan lurus. Lorenzo juga dituding tak memperhatikan posisi Vinales saat hendak menyalip.

“Kesalahan itu, dari pandangan pembalap, bukan hal besar. Tapi, melakukannya pada lap kedua dan pada tikungan itu adalah kesalahan besar,” kata pembalap asal Italia itu.

“Ini kesalahan besar dari seorang juara dunia seperti dirinya. Insiden itu juga berpengaruh besar pada pacuan juara dunia, karena banyak pembalap tak mendapat poin dan Marquez menang. Ini sangat, sangat buruk,” sergah Andrea Dovizioso.