Epic Big Win
Berita Bola, Balapan, Basket, Gadget dan Travel

- Advertisement -

- Advertisement -

Mimpi Bradley Tan Mengubah Anggapan Tattoo dari Nakal jadi Seni

1

ICNGroup – Dahulu, Tattoo mendapatkan stigma Negatif dari sebagian masyarakat karena identik dengan “Perilaku Nakal”. Tapi kini, stigma itu sudah mulai bergeser karena tattoo sudah dianggap sebagai karya seni dan menjadi gaya hidup dari Masyarakat Urban.

Hal ini juga diungkapkan oleh Bradley Tan, seniman tato asal Singapura pada booth Culture Cartel dalam acara Urban Sneakers Society 2019. Owner dari Oracle Tattoo ini mengungkapkan keinginan dia untuk mematahkan stigma nakal tersebut.

“Saya dan Culture Cartel bergabung karena kami mempunyai tujuan dan harapan yang sama untuk mengedukasi masyarakat, sehingga bisa lebih mengenal lagi bahwa orang yang memiliki banyak tato di tubuh tidak selalu gangster atau anak nakal.

Kami bukan seperti itu, ini adalah bentuk seni,” ungkap Bradley. Bradley Tan merupakan salah satu pengisi pameran Culture Cartel yang akan diselenggarakan pada 6 – 8 Desember 2019 di Singapura. Ia menganut gaya tattoo realism. Yaitu, membuat tattoo yang serupa dari sebuah foto atau objek dengan teknik tertentu.

Bradley mengungkapkan bahwa ia lebih menyukai penggunaan warna hitam dan abu-abu. Selain itu, dia juga lebih menyukai gambar yang detail. “Ketika saya membuat tato, saya akan membuat sedetail mungkin sesuai dengan gambar yang diharapkan dan itu harus sangat detail,” tambahnya. Dengan kemampuannya ini, tak heran bila karyanya sangat diminati, sehingga antrean untuk membuat tattoo darinya panjang, hingga lebih dari enam bulan. (Renna Yavin)