Epic Big Win
Berita Bola, Balapan, Basket, Gadget dan Travel

- Advertisement -

- Advertisement -

Ini Fakta Medisnya! Mengunyah Es Batu, Apakah Aman untuk Kesehatan?

1

ICNGroup – Minuman sudah habis diseruput, sisa es batunya saja. Karena sayang jika ditinggalkan begitu saja, banyak orang yang memakannya sampai habis.

Memang tidak ada rasanya, tapi mengunyah es batu bisa memberikan keasyikan tersendiri. Apakah kamu sering melakukan hal yang sama?

Makan es batu memang terdengar sangat sepele. Bagaimanapun juga, itu hanyalah air putih yang dibekukan, kan? Terlebih lagi, air baik untuk kesehatan. Lalu kenapa dipersoalkan?

Jangan terlalu cepat menyimpulkan. Faktanya, kebiasaan tersebut bisa mendatangkan keburukan untuk kesehatan kita. Bagaimana bisa? Simak penjelasannya berikut ini!

 

1. Kamu Bisa Jadi Mengalami Pagophagia

Pagophagia adalah istilah yang sangat jarang kita dengar. Dilansir dari Medical News Today, ini merupakan kondisi di mana seseorang terus menerus merasa membutuhkan es. Pagophagia dapat digolongkan ke dalam kelainan makan langka yang bernama pica. Gejalanya dapat muncul sangat sering dan dapat berlangsung hingga lebih dari sebulan.

 

2. Bisa Juga Karena Tubuh Dehidrasi

Ketika tubuh dehidrasi, mulut menjadi kering dan menginginkan sesuatu yang dapat menyegarkan. Tanpa sadar, kita akan melakukan apa pun untuk meredakannya. Salah satu cara adalah dengan mengunyah es batu.

3. Anemia Juga Bisa Memicu Kebiasaan Mengunyah Es Batu

Kondisi berikutnya yang sering kali melatarbelakangi kebiasaan mengunyah es adalah anemia, atau lebih tepatnya anemia defisiensi besi. Ini merupakan keadaan di mana tubuh kekurangan zat besi untuk bisa membentuk sel darah merah.

Bagaimana bisa penyakit tersebut berkaitan dengan es batu? Menurut studi yang diterbitkan oleh Europe PMC tahun 2014, gejala pagophagia dirasakan oleh setidaknya 16 persen penderita anemia defisiensi besi. Sayangnya, keterkaitan antara keduanya masih sulit untuk ditemukan.

 

4. Kebiasaan Mengunyah Es Batu Bisa Merusak Enamel Gigi

5. Tingkat Sensitivitas Gigi Akan Meningkat

Masalah berikutnya yang akan timbul adalah gigi menjadi sensitif. Kamu akan merasa ngilu saat mengonsumsi makanan dan minuman dingin maupun panas. Kenapa hal ini bisa terjadi?

Ketika enamel gigi retak, saraf yang ada di dalamnya pun terekspos tanpa perlindungan apa pun. Itulah yang menyebabkan sensitivitas meningkat. Menurut laman ICNPOKER, bahkan sebagian orang bisa sampai merasakan sakit pada otot rahangnya.

 

6. Dapat Menyebabkan Infeksi Gusi

“Mengunyah es batu yang terlalu keras dan tajam dapat melukai gusi, ini akan menyebabkan infeksi dan masalah gusi serius lainnya,” kata Gregg Lituchy, seorang dokter gigi di New York kepada ICNPOKER.

Ketika ini terjadi, gusi akan mudah terluka bahkan saat menyikat gigi sekalipun. Tak hanya itu, infeksi juga akan menimbulkan rasa sakit ketika makan dan minum.

 

7. Bagaimana Caranya Menghentikan Kebiasaan Ini?

Cara pertama untuk menghentikan kebiasaan mengunyah es adalah dengan menyadari bahaya yang dari tindakan tersebut. Makan es batu sebenarnya sah-sah saja, asal tidak dikunyah.

Sebagai gantinya, kamu bisa menyesap es tersebut dengan lidah. Untuk metode lain, kamu bisa menggantinya dengan makanan yang lebih lunak. Misalnya permen, permen karet, atau bahkan buah. Gimana, masih mau melanjutkan kebiasaan tersebut?