Epic Big Win
Berita Bola, Balapan, Basket, Gadget dan Travel

- Advertisement -

- Advertisement -

Jika Salah Konsumsi 5 Makanan Ini Bisa Sebakan Mati Mendadak

5

ICNGroup – Beberapa makanan ternyata bisa sebabkan kematian mendadak saat dikonsumsi. Mulai dari biji pala hingga singkong, ini sebabnya.

Makanan dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan harian Anda. Makanan pun memiliki beragam variasi, diantaranya buah-buahan, sayuran, daging, kacang-kacangan, dan lainnya. Bahan makanan tersebut mengandung nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh Anda. Namun ternyata ada beberapa makanan atau bagian dari makanan itu yang dapat Menyebabkan Kematian Yang Tak Terduga.

Dirangkum dari Epicbigwin (12/11), berikut adalah 5 makanan yang dapat menyebabkan kematian secara mendadak dan tak terduga.

 

1. Biji Buah

Foto: iStockBiji buah yang terlihat sepele seperti biji dari buah apel, ceri, buah persik (peach), dan aprikot ternyata mengandung zat beracun hidrogen sianida yang disebut asam prussat terdapat di dalam biji buah tersebut. Bagian makanan ini pun tak terduga karena Anda pastinya tidak terpikirkan untuk mengonsumsi biji buah.

Namun, zat beracun pada biji tersebut dapat berdampak langsung yang menyebabkan kematian secara mendadak, jika biji buah tersebut melalui proses ditumbuk terlebih dahulu. Dan satu hal yang dapat membuat ini langsung berdampak, jika serbuk biji tersebut dikonsumsi setidaknya dalam satu cangkir penuh.

Jadi, Anda tak perlu khawatir jika biji buah tersebut tak sengaja tertelan. Karena yang dapat berdampak pada kematian itu adalah biji yang sudah ditumbuk dan jika dikonsumsi dengan jumlah yang besar.

 

2. Biji Pala

Foto: iStock
Biji pala yang dipakai dalam bumbu masakan dan merupakan rempah yang sering ditemukan di Asia ini ternyata salah satu makanan yang bisa sebabkan kematian mendadak. Biji pala ini memiliki aroma pedas yang khas dan rasanya agak manis dan hangat. Biji pala ini merupakan rempah asli Maluku, Indonesia.

Biji pala dapat menyebabkan kematian mendadak dikarenakan adanya kandungan yang dapat membuat Anda berhalusinasi, dan jika mengonsumsinya terlalu banyak akan menyebabkan overdosis hingga kematian. Jadi, Anda harus perhatikan dalam penggunaan biji pala pada bumbu masakan karena tidak boleh untuk menggunakannya terlalu banyak.

Penggunaan biji pala dengan ukuran 0,2 ons dapat menyebabkan kejang, bahkan jika melebihi 0,3 ons dapat menyebabkan overdosis yang berujung kematian. Ditandai dengan penderitanya mengalami gejala kehausan yang tidak dapat teratasi.

 

3. Kentang

Foto: iStockKentang merupakan bahan makanan Sumber Karbohidrat yang dapat digunakan sebagai pengganti nasi. Kentang juga memiliki beragam manfaat untuk diet salah satunya sebagai makanan yang rendah lemak jika diolah dan dikonsumsi secara benar.

Namun jangan pernah Anda mengonsumsi bagian lain dari kentang karena mengandung zat yang berbahaya. Zat tersebut bernama glikoalkaloid yang dapat menyebabkan sakit kepala, kram, diare, bahkan kematian. Zat tersebut ditemukan pada daun atau batang kentang.

Zat berbahaya ini jika dikonsumsi melebihi batas dapat menyebabkan kematian. Batasan ini berada pada angka 3-6 mg saja. Jadi, sangat penting untuk menghindari makan kentang yang tumbuh atau berubah warna jadi hijau pada kulitnya. Kentang bertahan jauh lebih lama saat disimpan jauh dari sinar matahari, pastikan untuk menyimpannya di tempat yang gelap.

 

4. Tuna

Foto: iStock
Ikan tuna merupakan ikan yang dapat menyerap merkuri di laut, dan akhirnya dapat menumpuk pada orang yang mengonsumsi ikan tuna terlalu banyak. Anda pun sudah mengetahui dampak buruk dari merkuri yang merupakan zat berbahaya pada tubuh. Itu dapat menyebabkan kerusakan ginjal, dan dapat merusak otak hingga sebabkan gangguan mental.

Saat merkuri menumpuk di dalam tubuh Anda, itu akan menyebabkan ke segala jenis penyakit bahkan dapat mematikan. Namun jika Anda masih mengonsumsinya dalam batas yang wajar itu akan baik-baik saja. Akan berbahaya jika Anda mengonsumsinya dengan jumlah yang besar.

Jika Anda mengonsumsinya dalam 1-2 porsi ikan tuna tidak akan terjadi apa-apa. Namun jika Anda sudah mengonsumsinya terlalu banyak, tak menutup kemungkinan itu bisa menjadi bahan makanan yang dapat menyebabkan kematian secara mendadak.

 

5. Singkong

Foto: iStock  Ada lagi makanan yang mengandung zat berbahaya hidrogen sianida jika tidak mengonsumsinya secara benar. Makanan tersebut adalah singkong. Singkong merupakan bahan makanan yang mengandung karbohidrat yang tinggi dan dapat digunakan sebagai bahan makanan pengganti nasi. Singkong juga sering dibuat untuk camilan tradisional mulai dari keripik hingga makanan penutup yang lezat.

Namun ternyata jika Anda tidak mengonsumsi singkong secara benar, maka akan menyebabkan masalah yang fatal dan berujung kematian. Jangan pernah sekalipun Anda mencoba mengonsumsi singkong secara mentah karena adanya zat hidrogen sianida. Konsumsi singkong secara benar harus diolah dulu sampai matang.

Sebelum diolah juga harus memperhatikan bahwa singkong harus dicuci bersih dan dikupas bersih. Saat merebus singkong jangan lupa untuk membuang air rebusan segera. Anda juga harus mengetahui kalau singkong memiliki dua varietas yaitu singkong dengan rasa yang agak pahit dan juga manis. Anda jangan mengonsumsi singkong yang pahit karena lebih berbahaya 50 kali lipat.