Epic Big Win
Berita Bola, Balapan, Basket, Gadget dan Travel

- Advertisement -

- Advertisement -

CEO Facebook Memperhitungkan Iklan Politik

1

Jakarta – CEO serta co- founder Facebook Mark Zuckerberg menggandakan keputusan perusahaannya buat tidak menghapus iklan politik yang memiliki data palsu.

” Apa yang aku yakini merupakan kalau dalam suatu demokrasi, sangat berarti kalau orang bisa memandang sendiri apa yang dikatakan politisi, sehingga mereka bisa membuat evaluasi sendiri. Serta, Kamu ketahui, aku tidak berpikir kalau industri swasta sepatutnya menyensor politisi ataupun kabar,” Zuckerberg berkata kepada” CBS This Morning” co- host Gayle King dalam wawancara Televisi jaringan pertamanya dengan istrinya, Priscilla Chan togel online.

” Namun sekelompok kecil karyawan Kamu… dekat 200 menulis pesan yang berkata kalau mereka berharap Kamu hendak memikirkan kembali. Sebab, kata mereka, kebebasan berdialog serta pidato berbayar tidak sama,” kata King, meningkatkan,” Apakah mereka terdapat benarnya?”

” Yah, ini jelas permasalahan yang sangat lingkungan, serta banyak orang memiliki- memiliki banyak komentar berbeda,” kata Zuckerberg.” Pada kesimpulannya, aku cuma berpikir kalau dalam demokrasi, orang wajib bisa memandang sendiri apa yang dikatakan politisi.”

” Apalagi bila iklannya– memiliki data palsu? Seperti itu… seperti itu perkaranya,” kata King.

” Aku pikir orang wajib bisa memperhitungkan sendiri kepribadian politisi,” kata Zuckerberg.

Bulan kemudian, terungkap kalau Zuckerberg melaksanakan pertemuan rahasia dengan Presiden Trump pada Oktober di Gedung Putih sehabis pertemuan Kantor Oval publik pada September.

” Apa watak pertemuan itu? Bisakah kalian mengatakannya?” Raja bertanya.

” Pasti. Maksudku… kita berdialog tentang beberapa perihal yang- yang terdapat di pikirannya. Dan- dan sebagian topik yang kalian baca di kabar sekitar- di dekat pekerjaan kita,” Kata Zuckerberg.

Makan malam itu tidak diungkapkan oleh Gedung Putih serta cuma jadi publik sehabis kenyataan lewat laporan kabar. Itu terjalin kala Presiden Trump secara terbuka mengecilkan Facebook dari melarang iklan politik.

King menampilkan sebagian orang hendak berkata” optiknya tidak bagus,” meningkatkan,” Apakah ia berupaya melobi Kamu dengan metode apa juga?”

” Tidak. Maksudku, saya tidak berpikir itu– itu– saya pikir sebagian perihal yang orang bicarakan ataupun pikirkan dibahas serta dialog ini tidak betul- betul bagaimana– gimana metode kerjanya… saya pula mau menghormati kalau itu merupakan makan malam individu serta… dialog individu,” kata Zuckerberg.

Pada dikala yang sama, Facebook mengalami investigasi anti- trust atas dominasinya di pasar media sosial. Paling tidak 2 agen federal serta 47 negeri bagian serta daerah AS menanyakan apakah industri ikut serta dalam sikap anti- persaingan.

” Tidak terdapat persoalan kalau terdapat permasalahan nyata yang- bahwa kita wajib terus bekerja… Tetapi aku pikir berarti buat tidak kehabisan jejak cuma dari kebaikan besar yang bisa dicoba dengan menyatukan orang serta membangun komunitas,” kata Zuckerberg.

Orang- orang yang memahami Zuckerberg dengan baik berkata Facebook tidak hendak jadi industri semacam saat ini ini tanpa pengaruh Chan, istrinya yang merupakan seseorang guru serta dokter.

” Kala Mark serta aku berdialog tentang masalah- masalah ini bersama- sama, kayaknya aku pula mempunyai lensa bagaikan seseorang pendidik serta dokter anak yang bekerja secara mendalam dengan keluarga serta orang, serta seluruh tipe komunitas. Serta kala aku memperkecil, aku pula memandang kalau ini merupakan permasalahan sosial,” kata Chan.” Ini bukan permasalahan yang satu orang, satu industri, bisa obati sendiri… tidak hendak terdapat peluru perak, tetapi kita butuh bekerja sama bagaikan warga buat kemajuan yang mantap itu.”

Dengarkan pada hari Selasa, 3 Desember, di” CBS This Morning” buat lebih banyak obrolan Zuckerberg serta Chan dengan King, di mana King mendatangi pendamping di rumah serta kantor- kantor industri filantropis mereka, The Chan- Zuckerberg Initiative, yang berumur 4 tahun pada Selasa.